oleh

Yaqut: Tak Peduli yang Langgar Itu Habaib atau Banser, Harus Tindak Tegas!

DEMOKRASI NEWS – Gerakan Pemuda (GP) Ansor prihatin atas banyaknya jemaah Habib Rizieq Shihab yang terpapar pandemi Covid-19 akibat berkerumun tanpa menjaga protokol kesehatan.

Begitu yang dikatakan Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas atau akrab disapa Gus Yaqut, saat memberikan orasi pada apel kebangsaan secara virtual, di Kabupaten Rembang, Jawa Timur, Minggu (29/11).

“Kasus ini juga menunjukkan bahwa tokoh Petamburan tidak peduli dengan keselamatan jemaahnya,” imbuh Gus Yaqut.

Gus Yaqut berharap agar bertambahnya kasus positif pandemi Covid-19 yang terjadi di wilayah Petamburan ini menjadi yang pertama sekaligus terakhir. Sebab jika tidak diatasi, rakyat kecil yang akan terus menjadi korban.

Baca :  Wafat, Syekh Ali Jaber Dinyatakan Negatif Covid Tapi Tak Pulang ke Rumah

Politisi PKB ini juga meminta pemerintah bertindak tegas dan menjauhkan dari tawar menawar demi kepentingan politik atau apa pun.

“Tidak peduli yang melanggar itu habaib, walikota, atau tokoh Ansor, Banser sekalipun, jika melanggar harus ditindak,” tegasnya.

Menurutnya, sikap tegas pemerintah ini penting demi tegaknya peraturan yang telah disepakati bersama. Maka kepercayaan rakyat terhadap pemerintah juga semakin kuat. Selain itu keselamatan warga bangsa juga terjamin.

Dia juga meminta kader Ansor dan Banser untuk tidak mudah percaya dengan tokoh-tokoh yang menggunakan Islam untuk sarana kepentingan politiknya.

“Islam dijadikan kedok untuk menguasai panggung politik. Buat kader Ansor Banser, terhadap orang seperti ini adalah, lawan mereka,” serunya.

Baca :  Mujahid 212 Sudah Kapok: Kami Tidak Lupa Perilaku Tidak Beradab Prabowo setelah Pemilu Kemarin

Gus Yaqut meminta para tokoh agama harus bisa menjadi contoh dan teladan. Niat baik menggelar kegiatan keagamaan seperti Maulidan harus diimbangi dengan kepatuhan penerapan protokol kesehatan.

“Jangan hanya karena Maulid namun justru malah membahayakan keselamatan jiwa,” tutupnya. (*)

Komentar

News Feed