oleh

Vladimir Putin Kecam Keras Penerbitan Kartun Nabi Muhammad oleh Majalah Prancis

DEMOKRASI News – Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan kemarahannya atas penerbitan kartun Nabi Muhammad SAW oleh media satire Charlie Hebdo dan juga insiden pembunuhan seorang guru di Prancis pada Oktober lalu. Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa multikulturalisme telah gagal di Barat.

Dalam konferensi pers akhir tahunannya Kamis (17/12), dia mengatakan benturan budaya adalah masalah eksistensial di Barat. Putin menyinggung debat seputar kebebasan berbicara dan hak-hak umat beragama

“Di mana batas kebebasan yang satu dengan kebebasan yang lain?,” tanya Putin.

Putin menyatakan, ketika kebebasan seseorang dimulai, maka kebebasan orang lain dirampas.

“Mereka yang bertindak sembarangan, menghina hak dan perasaan orang beragama, harus selalu ingat akan ada reaksi balik yang tak terhindarkan. Tapi, di sisi lain, hal ini tidak boleh agresif,”tegasnya dilansir RussiaToday.

Baca :  Nama Wapres Ma'ruf Amin Disebut di Sidang Suap Jaksa Pinangki

Komentar

News Feed