oleh

Viral Begal Payudara Ingin Dihukum Mati, Netizen: yang Nanya Ga Ada Akhlak

DEMOKRASI News – Sebuah video yang diunggah ke media sosial Instagram memancing amarah warganet. Pasalnya, dalam video tersebut menunjukkan seorang pria yang sudah mengenakan seragam tahanan.

Pria tersebut merupakan pelaku pelecehan seksual begal payudara yang sudah berkali-kali melakukan aksinya. Dalam video yang terbagi menjadi tiga tersebut, ia mengaku tidak bisa berhenti melakukan aksinya kecuali dihukum mati.

“Berarti hampir 10 tahun minum (bir) itu? Berarti minta dihukum mati baru menyesal?” tanya orang dari balik kamera.

Pelaku juga menuturkan ia tidak pernah dipukul oleh korban saat menjalankan aksinya.

Begal payudara Palangka Raya minta dihukum mati (Instagram/nenk_update)

Pelaku juga menjelaskan sudah berpuluh kali melakukan aksinya dan mengaku tidak bisa berhenti. Saat menaanyakan hal yang sama, ada salah satu pria yang menawarkan payudara, namun tidak diketahui lebih jelas dalam rekaman tersebut.

Baca :  Netizen Labeli Tengku Zul Sebagai 'Pegiat Sosial Media' Setelah Tak di MUI

Sambil tertawa berulang-ulang, mereka menanyai apakah ia akan memegang payudara jika ada perempuan di situ.

“Iya pak,” jawab pelaku disambut tawa orang-orang disekitarnya.

“Pelaku begal ne*en, sudah 20 kali lebih. Angga ferdianto. kesannya apa? Mintanya gimana?” tanya pria di sekitarnya.

“Kalo tidak dihukum mati, saya tidak berubah,” jawab pelaku, dalam video yang diunggah akun Instagram nenk_update.

Video tersebut memantik emosi warganet, tidak hanya pelaku. Para penanya yang bertanya ke pelaku juga dianggap memberi pertanyaan yang kurang baik.

“Kok sebel ya sama yg nanya, kayk gk punya etika, liat tu muka polisiny jga kyk risih gitu, krna pertanyaanny aneh2 dan dibuat bercandaan, ngomong2 yg nanyak wartawan bukan sih?” tulis akun christy.***.

Baca :  Pria 48 Tahun dan Orangtua Angkat Anak 12 Tahun di Banyuwangi yang Dinikah Siri Langsung Digelandang Polisi

Di akhir video ada seorang pria yang menjelaskan bahwa pelaku adalah pelaku begal payudara di Palangka Yaya. ia juga menuturkan, baru ada satu korban yang melaporkan kejahatan pelaku.

Namun, diduga ada banyak korban lainnya yang belum melapor.[sc]

Komentar