oleh

Update Corona 2 Juli: Pasien Positif Covid-19 Bertambah 1.624 Kasus

DEMOKRASI.CO.ID – Update 2 Juli menyatakan bahwa pertambahan pasien coronavirus disease 2019 (COVID-19) mencetak rekor tertinggi sejak pemerintah mengumumkan kasus positif pertama di Indonesia pada awal Maret 2020.

Data Kamis (2/7/2020), pertambahan pasien positif COVID-19 di Indonesia tercatat 1.624 kasus. Jumlah itu jauh melampaui rekor pertambahan sebelumnya yang tercatat pada Rabu (1/7/2020) dan Sabtu (27/6/2020), dengan 1.385 kasus.

Atas pertambahan pada hari ini, total kasus positif COVID-19 di Indonesia tercatat sebanyak 59.394 orang, hingga kinerja data Kamis (2/7/2020) pukul 12.00 WIB.

“Pertambahan kasus positif terkonfirmasi sebanyak 1.624 orang, sehingga akumulasinya menjadi 59.394,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi yang disiarkan akun Youtube BNPB Indonesia, Kamis.

Baca :  IDI: Sebaiknya Tidak Memberi Harapan Berlebihan

Pemerintah mendapatkan pertambahan pasien positif COVID-19 pada hari ini setelah memeriksa 23.519 spesimen dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dan molekuler.

“Total yang kami sudah periksa sebanyak 849.155 spesimen,” ujar Yuri, sapaan akrab Achmad Yurianto.

Jika Penularan Corona Tidak Turun Mengacu data COVID-19 milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pertambahan pasien positif pada hari ini tersebar di 28 provinsi.

Jawa Timur menjadi provinsi terbanyak ditemukan pertambahan pasien positif COVID-19 pada hari ini dengan 374 kasus. Atas pertambahan itu, total kasus positif COVID-19 di Jawa Timur menjadi 12.695.

Sebagai catatan, pertambahan pasien positif COVID-19 di Jawa Timur pada hari ini lebih tinggi dari catatan sehari sebelumnya. Data Rabu (1/7/2020) kemarin, pertambahan pasien positif di Jawa Timur sebanyak 185 kasus.

Baca :  UNICEF: Anak Kekurangan Gizi di Indonesia Bertambah akibat Pandemi

Selain di Jawa Timur, pertambahan pasien positif COVID-19 pada hari ini banyak ditemukan di DKI Jakarta (190 kasus), Sulawesi Selatan (165 kasus), Jawa Tengah (153 kasus), dan Kalimantan Selatan (114 kasus).

(mg10/jpnn/pojoksulsel)

Komentar

News Feed