oleh

Turki Kecam Resolusi Sanksi Uni Eropa Atas Kunjungan Erdogan Ke Verosha

DEMOKRASI News – Perselisihan antara Turki dan Uni Eropa perihal kawasan Mediterania terus bergejolak.

Turki mengecam resolusi Parlemen Eropa untuk memberikan sanksi kepada Ankara atas kunjungan Presiden Recep Tayyip Erdogan baru-baru ini ke Republik Turki Siprus Utara.

Kemarin, Kamis (26/11), Parlemen Eropa telah menyepakati resolusi yang tidak mengikat untuk mendukung anggota Uni Eropa, Siprus, dengan menjatuhkan sanksi keras kepada Turki.

Kemudian pada Jumat (27/11), jurubicara Kementerian Luar Negeri Turki, Hami Aksoy mengecam resolusi tersebut dengan menuding Parlemen Eropa telah berprasangka buruk.

“Jika pendekatan dan mentalitas ini dipertahankan, tidak mungkin bagi badan-badan Uni Eropa untuk memberikan kontribusi yang konstruktif untuk penyelesaian masalah Siprus,” kata Aksoy.

Baca :  Hagia Sophia Jadi Masjid, Yunani dan Turki Perang Komentar

Dalam beberapa waktu terakhir, hubungan antara Turki dan beberapa anggota Uni Eropa, khususnya Yunani dan Siprus, kian tegang karena eksplorasi hidrokarbon di Mediterania timur.

Erdogan membuat marah Siprus setelah mengunjungi Varosha pada 15 November.

Siprus telah terpecah sejak invasi Turki pada 1974. Hanya Ankara yang mengakui Siprus utara sebagai negara merdeka, tetapi bukan pemerintah Siprus Yunani yang diakui secara internasional di selatan.[rmol]

Komentar

News Feed