oleh

Tersinggung oleh Sandiaga Uno, Politisi PDIP: Setop Sensasi Politik!

DEMOKRASI News – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Putra Nababan melontarkan kritikan keras kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno terkait unggahannya di Instagram soal ajakan lari pagi untuk anggota dewan.

Unggahan Sandi itu dianggap sebagai framing negatif terhadap politisi yang tengah bertugas di Komisi X DPR RI. Putra mengingatkan Sandi fokus bekerja sebagai pembantu presiden, bukan malah sibuk membangun citra sebagai seorang politisi.

“Dia harus berhenti menciptakan sensasi-sensasi politik kosong dengan memberikan bingkai framing negatif terhadap mitra kerjanya, seolah-olah 50 lebih anggota Komisi X tidak bisa bangun pagi dan lari pagi serta tidak mau ikut menyaksikan usaha ekonomi kreatif di GBK,” kata Putra seperti melansir cnnindonesia.com.

Baca :  'Ditarik' AS-China, Bamsoet Tegaskan Indonesia Tidak Bisa Didikte Negara Lain

Sandi sebelumnya mengunggah video terkait kegiatannya di GBK bersama dua anggota DPR Komisi X. Namun, dalam video itu Sandi membuat pernyataan yang mengundang geram anggota dewan lainnya yang tak hadir dalam kegiatan itu.

“Dari 50 lebih anggota Dewan di Komisi X, hanya 2 yang hari ini menerima ajakan lari pagi saya sembari meninjau usaha-usaha ekonomi kreatif yang ada di kawasan GBK,” kata Sandi dalam unggahan video yang kini telah dihapus itu.

Putra menyebut apa yang diunggah Sandi tersebut bisa menimbulkan citra buruk bagi anggota dewan lainnya. Apalagi, Komisi X adalah mitra kerja Kemenpar yang mestinya saling menjaga hubungan baik antara dua belah pihak.

Baca :  Terungkap! Ini Alasan Agesti Ayu Penjarakan Ibu Kandungnya

Lebih lanjut Putra menegaskan bahwa Komisi X sama sekali tidak pernah diundang ikut lari pagi di GBK oleh Sandi. Dia pun meminta Sandi mengklarifikasi unggahan yang kini telah dihapus itu.

“158 ribu lebih masyarakat yang sudah membaca unggahan itu pasti berpikir anggota Komisi X tidak memenuhi undangan lari pagi dan tidak berkenan melihat langsung usaha ekonomi kreatif, padahal undangannya fiktif dan rekayasa Sandi saja. Jadi kebohongan publik ini harus diklarifikasi,“ kata dia.

Dalam kesempatan itu, Putra juga menyinggung Sandi yang terlalu sibuk dengan unggahan-unggahannya di media sosial. Sandi kata dia mestinya bekerja lebih giat untuk merealisasikan program Kemenpar.

“Sehari bisa tiga sampai empat kali posting. Ini jadi pertanyaan kita sebenarnya apa yang sudah dikerjakan olehnya? Rasanya kok tidak ada dan hanya terus menerus mencari sensasi agar mendapat simpati di media sosial,” kata dia.

Baca :  Bendera Bintang Kejora Berkibar di Konsulat Jenderal RI, Australia Prihatin

Bahkan, Putra juga menyinggung ulah lain yang dilakukan Sandi. Misalnya, kata dia, saat tengah menjalankan rapat kerja dengan Komisi X DPR RI Sandi malah sibuk mengunggah aktivitasnya di Instagram. Hal itu dilakukan Sandi beberapa kali.

Komentar

News Feed