oleh

Sistem Mau Dibobol, DPR Ajak BSSN Kerjasama, Gerak Cepat Sepakati Ini

DEMOKRASI.CO.ID – Sekertariat Jenderal DPR RI, Indra Iskandar mengatakan kerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) salah satu upaya untuk melindungi dokumen negara yang sempat diretas beberapa waktu lalu.

“Kita sudah menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama bersama BSSN,” kata Indra di Gedung Sekjen DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (3/7/2020).

Menurutnya, kerjasama tersebut dilakukan karena diperlukan langkah yang lebih kuat untuk mengatasi kejadian beberapa waktu lalu.

“Kita membutuhkan dukungan BSSN untuk melindungi sistem kita, meski secara internal kita sudah ada,” ungkapnya.

Tetapi, lanjut Indra, serangan-serangan itu tetap bisa melumpuhkan sistem DPR, ini yang akan dirapikan ke depannya karena menyangkut data-data penting yang ada di DPR.

Baca :  Komisi IX Bakal Pelototi Anggaran Rp 169,7 T Untuk Kesehatan, Didorong Buat Vaksin Sendiri

“Seperti website resmi, media sosial, hingga aplikasi-aplikasi yang digunakan lainnya dapat memberikan pelayanan optimal dan jaminan rasa aman bagi untuk semua proses teknologi dan digital yang berjalan di DPR,” sambungnya.

Sementara itu, Hinsa Siburian Ketua BSSN mengatakan melalui kerjasama ini pihaknya memastikan dokumen negara akan terjamin keamanan dan keabsahannya.

Menanggapi isu serangan siber yang sempat terjadi, Hinsa menjamin ke depannya akan dilakukan koordinasi dan kolaborasi, sehingga hal serupa bisa dapat ditangani dengan cepat

“Kita akan terus intensif memantau dan meningkatkan keamanan hingga kedepannya akan banyak hal-hal yang harus dikerjakan bersama,” pungkasnya. (mft/pojoksatu)

Komentar

News Feed