oleh

Satpol PP Tangsel Ungkap Fakta Karaoke Executive Venesia, Naik Lantai Semua Gelap

DEMOKRASI News – Karaoke Executive Venesia di kawasan Serpong, BSD, Tangerang Selatan, digerebek Bareskrim Polri.

Sebelum Bareskrim Polri merazia tempat tersebut, upaya serupa juga sempat dilakukan Satpol PP Pemkot Tangsel.

Akan tetapi, berkali-kali pula upaya merazia karaoke high class itu gagal.

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel, Muksin Al Fachry mengaku kesulitan merazia tempat hiburan malam tersebut.

“Kami pernah razia ke situ dua kali. Hanya razia yang semalam baru berhasil dengan langkah taktisnya Mabes Polri. Karena Mabes Polri kan berbeda lah, baik perlengkapan ataupun yang lainnya,” ujar Muksin saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2020).

Ia lantas menceritakan momen suatu ketika saat pihaknya hendak merazia Venesia Karaoke Executive, tapi kesulitan mendapat akses masuk.

Baca :  RR: Pemerintah Tidak Suka Lockdown, Tapi Akhirnya Di-Locked Down Negara Lain

“Mau masuk itu kan susah tuh. Aksesnya kan pake kartu akses,” ungkapnya.

Saat itu, pihaknya harus lebih dulu memenuhi berbagai macam prosedural yang membutuhkan waktu cukup lama.

“Jadi saya harus ketemu (pihak pengelola), prosedurnya kan di situ gua ikutin ketemu satpamnya dulu lah minta aksesnya, lah,”

“Terkadang lama, bisa 15 menit saya nungguin,” bebernya.

Akibat menunggu terlalu lama itu, razia yang dilakukan Satpol PP selalu gagal.

Ketika masuk ke tempat hiburan itu, para pengelola mengelabui dengan lebih dulu mengosongkan tempat hiburan tersebut.

Seolah tempat hiburan yang cukup besar itu terlihat seperti tak beroperasi.

“Udah dua kali kita masuk ke dalam langsung. Masuknya tembus, hanya begitu kita naik sudah sepi dan sudah gelap,” katanya.

Baca :  FPI Tidak Terdaftar sebagai Ormas di Kemendagri

Dengan keberhasilan Mabes Polri itu, Muksin turut mengapresiasinya.

Sebab, penegakkan tempat hiburan dalam masa PSBB ini salah satu tujuan yang sama.

“Polri bagus, cakap, saya ancungi jempol lah. Kita sama-sama punya tugas, Polri kan terkait dengan PSBB dan KUHP. Sedangkan Satpol PP kan ga memiliki wewenang terkait KUHP, kita terkait dengan Perda,” tuturnya.

“Bagaimanapun juga, Polri kan bapaknya PPNS. Pasti secara taktis, teknis dan perlengkapan lebih lengkap dari kita. Tujuannya sama, yaitu sama-sama menegakkan peraturan. Jadi dengan keberhasilan itu kita juga senang,” pungkasnya.[]

Komentar

News Feed