oleh

Said Aqil Siradj: Kebebasan Demokrasi Beri Panggung Kelompok Radikal!

DEMOKRASI News – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj menyebut, aspek kebebasan dalam prinsip demokrasi yang dianut Indonesia saat ini memberi ruang bagi munculnya kelompok radikal.

Kelompok itu pun, kata Said, bebas berekspresi bahkan hingga berpotensi mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kebebasan sebagai bagian watak demokrasi telah memberi panggung kepada kelompok radikal mengekspresikan pikiran dan gerakannya yang berpotensi merongrong NKRI melalui berbagai provokasi permusuhan dan juga terorisme,” kata Said dalam acara Refleksi Tahun 2020 dan Tausyiah Kebangsaan NU Memasuki Tahun 2021, Selasa (29/12).

Said mengingatkan ancaman sistem demokrasi berpotensi dibajak gerakan apapun, baik yang berhaluan fundamentalisme agama maupun fundamentalisme pasar.

Baca :  Gumana Lubis: Kami Merasa Demokrasi Di PDIP Banyak Dikebiri

Padahal, demokrasi sendiri merupakan sistem yang bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan publik.

Komentar

News Feed