oleh

Ratusan Mitra Gojek di Makassar Berunjuk Rasa, Ini Tuntutannya

DEMOKRASI.CO.ID, MAKASSAR – Ratusan mitra Gojek di Makassar menggelar aksi demo di Kantor DPRD Makassar pada Selasa (21/7/2020). Dalam aksi damai tersebut para mitra diterima oleh Komisi B DPRD Makassar untuk mendengar aspirasinya.

Koordinator Lapangan, Didi mengatakan, ada tiga hal yang dituntut dalam aksi tersebut yaitu penghapusan program berkat, pengotak-kotakkan mitra dan evaluasi akun Gojek.

Didi menyebutkan, aksi ini dilakukan untuk memperjuangkan nasib mitra yang tidak lagi bisa mencari orderan sebab adanya suspend untuk akun joki.

“Karena adanya program berkat, insentif sudah ditiadakan lagi. Padahal sebelumnya, insentif bisa kami dapatkan kalau mencapai target,” jelas Didi.

Manajemen Gojek diminta tidak mengeluarkan kebijakan yang tidak merugikan mitra. Para driver juga meminta agar pihak Gojek juga bisa lebih berpihak dan memikirkan nasib para mitra di lapangan.

Anggota Komisi B DPRD Makassar Mario David mengatakan, pihaknya akan segera meneruskan aspirasi para mitra ke manajemen Gojek. Legislator Partai Nasdem tersebut meminta para mitra untuk tetap sabar menunggu hasil dari laporan yang akan ditindaklanjuti.

Baca :  Sederet Tuntutan Buruh yang Bakal Unjuk Rasa di Istana dan MK

“Kami akan sampaikan ke manajemen Gojek Makassar. Para mitra juga kami minta untuk sabar menunggu hasilnya,” kata Mario.

Menanggapi tuntutan dari para Mitra, Head of Regional Corporate Affairs for East Indonesia Mulawarman menyatakan, pihaknya selalu terbuka dan proaktif terhadap aspirasi mitra. Tanpa melakukan demo kata dia, mitra dapat menyampaikan aspirasinya melalui wadah komunikasi formal yang kami miliki.

Terkait tuntutan untuk mengevaluasi akun joki, Mulawarman menjelaskan pihaknya meluncurkan program evaluasi akun joki untuk dilakukan untuk melihat kinerja mitra yang aktif dan menjadikan Gojek sebagai pekerjaan utama.

“Penggunaan akun milik orang lain atau akun joki tidak diperbolehkan dan merupakan pelanggaran terhadap tata tertib Gojek sehingga akun tersebut akan dinonaktifkan. Semua mitra yang menggunakan akun joki akan diberikan satu kali kesempatan untuk dievaluasi akunnya,” ungkap Mulawarman dalam siaran persnya.

Baca :  Habib Rizieq: Saya Minta Maaf Kerumunan di Bandara Bikin Resah

Ia menambahkan, jika mitra lolos evaluasi, mitra akan diberikan akun miliknya sendiri dan akun joki tersebut akan dinonaktifkan. Proses evaluasi diukur dari penilaian terhadap kinerja akun tersebut serta ada atau tidaknya pelanggaran berat seperti order fiktif, memakai aplikasi terlarang, menyelesaikan order tanpa mengantar, melakukan pelecehan terhadap customer, dan pelanggaran berat Iainnya.

Selanjutnya untuk penghapusan sistem berkat, Mulawarman menyampaikan bahwa program itu dihadirkan mengingat pandemi Covid-19 telah berdampak pada semua lini kehidupan. Bagi Gojek, mobilitas masyarakat yang menurun drastis berdampak pada sepinya order yang dijalankan oleh jutaan mitra driver di seluruh Indonesia.

“Hal ini secara otomatis membuat mitra driver kesulitan mengumpulkan pendapatan harian. Gojek berupaya membantu mitra-mitra driver dengan memberikan jaminan penghasilan setiap harinya bagi mereka,” jelasnya.

Program Berkat lanjut Mulawarman, merupakan salah satu program kesejahteraan Gojek selama pandemi Covid-19 yang merupakan alternatif terbaik dalam menjaga pendapatan harian mitra setiap harinya. Program ini membantu mitra mendapatkan pendapatan bersih minimum.

Baca :  Aksi Penolakan Omnibus Law di Makassar Ricuh, 37 Demonstran Ditangkap

Yang mana pendapatan dari tarif setelah dikenakan biaya layanan Gojek 20 persen yang bisa dibawa pulang mitra per harinya yang besarannya berbeda-beda untuk setiap kota. Tujuan dari Program Berkat yakni memberi kesempatan yang sama kepada semua mitra driver untuk mendapatkan penghasilan di masa sulit ini secara merata.

“Jadi Gojek akan memberikan insentif kepada mitra driver yang berhasil meraih poin tertentu. Pengaplikasian sistem ini terbukti telah membantu banyak mitra Gojek dari menurunnya jumlah orderan,” ungkapnya.

Selain Program Berkat bagi para mitra, Gojek juga berusaha membantu meringankan kesulitan yang dihadapi mitra driver dan ekosistem Gojek secara keseluruhan. Sejak awal pandemi Covid-19, Gojek telah meluncurkan program-program kesejahteraan mitra driver dengan 3 pilar utama, yaitu penyediaan Iayanan kesehatan, ringankan beban biaya harian, bantuan pendapatan.

Komentar

News Feed