oleh

Picu Kerumunan, Jokowi Bakal Dipolisikan, Akankah Diproses?

DEMOKRASI News – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) menyayangkan kerumunan masyarakat saat kunjungan Presiden Joko Widodo di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Bidang Politik dan Kebijakan Publik PP GPI, Eko Saputra mengatakan, Jokowi harusnya memberikan contoh baik kepada semua pihak.

“Presiden harusnya memberikan contoh teladan bagi seluruh pejabat dan instansi lainnya yang di pimpinnya. Justru malah memberikan contoh buruk hanya demi pencitraan,” kata Eko Saputra dalam keteranganya, Rabu (24/2).

Disisi lain, ia juga menyayangkan Gubernur NTT yang tidak melarang dan atau membubarkan kerumunan massa yang datang dengan antusiasme tinggi saat kunjungan kerja Presiden itu.

“Seharusnya ini di sikapi dengan bijak dan di bubarkan seperti halnya kerumunan lainnya,” tandasnya.

Baca :  Prof Salim Said Menilai Jokowi Tidak Sepenuhnya Berkuasa

Berdasarkan kerumunan yang terjadi saat kunker tersebut, ia menyimpulkan secara tidak langsung Presiden sudah melanggar Pasal 93 UU 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan serta UU 4/1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Untuk itu, Eko berencana untuk membuat laporan polisi (LP) terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Presiden Jokowi ke Mabes Polri.

Pelaporan ini, sekaligus dimanfaatkan Eko untuk menguji komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yakni hukum tidak dijadikan alat kekuasaan dan hukum berkeadilan tidak tajam ke bawah namun tumpul ke atas.

Komentar

News Feed