oleh

Pemerintahan Jokowii Minta Dikritik, Pengamat: Cuma Basa Basi, Mending Tertibkan Buzzer

DEMOKRASI News – Pengamat Politik Jamiluddin Ritonga mengomentari pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat lebih aktif mengkritik kebijakan pemerintah.

Jamiluddin menilai apa yang disampaikan orang nomor satu di Indonesia itu bagian dari basa basi politik saja.

Pasalnya, tidak sesuai dengan realita di lapangan, banyak para aktivis ditangkap polisi karena dianggap melanggar UU ITE.

Padahal, para aktivis tersebut menyampaikan keluh kesahnya terkait dengan kebijakan pemerintah yang dinilai tidak sejalan dengan kehendak rakyat.

“Masalahnya, apakah Presiden Jokowi mau menertibkan para buzzer bayaran ? Kalau tidak, tentu ajakan Presiden Jokowi agar masyarakat aktif mengkritik pemerintah hanya basa basi politik saja,” ujarnya dihubungi Pojoksatu.id di Jakarta, Rabu (10/2/2021).

Baca :  Pengamat: TNI dan Umat Islam Pecah Belah Adalah Target PKC

Menurut Dosen Universitas Esa Unggul itu para buzzer yang dikerahkan pemerintah kerap kali menyerang para pengkritik di media sosial.

“Para buzzer bayaran tak sungkan menguliti siapa saja yang mengkritik pemerintah,” ungkap Jamiluddin.

Seperti Mantan Menteri Kordinator Bidang Ekonomi dan Industri di Era Kepresidenan Abdurahman Wahid, Kwik Kian Gie mereka takut untuk mengkritik pemerintah karena diserang para buzzer.

Komentar

News Feed