oleh

Pakar Epidemi UI: RI Menuju Kegagalan Tekan Penularan Covid 19! Kinerja ‘Satgas Adhoc’ tak Jelas

DEMOKRASI.CO.ID, JAKARTA – Hingga saat ini Indonesia sedang menuju kegagalan dalam menekan penularan kasus Covid 19.

Pendapat itu disampaikan pakar epidemologi Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono menyikapi penanganan pandemi Covid 19.

Menurut Pandu Riono, Indonesia menuju kegagalan karena penanganan Covid 19 dikerjakan oleh satgas yang bersifat Adhoc dengan kinerja yang tidak jelas.

“Sampai sekarang sih Indonesia sedang menuju kegagalan dalam menekan penularan kasus, kinerjanya tidak jelas, dan hasilnya buruk. Karena dikerjakan oleh satgas yang bersifat AdHoc. Seharusnya Negara yang merespon pandemi, sistem pemerintahan lebih efektif dan bisa sukses,” tulis Riono di akun Twitter @drpriono.

@drpriono menyertakan poster webinar bertajuk “Ekonomi Indonesia di Ambang Resesi Apa Solusinya? Menyelamatkan Nyawa, Menyelamatkan Ekonomi”, di mana Pandu Riono sebagai salah satu narasumber.

Baca :  Moeldoko Peringatkan Gatot Nurmantyo: Jangan Coba-coba Ganggu Stabilitas Politik

Pandu Riono pesimis Indonesia bisa mengkoordinasi dan menselaraskan antara respon pandemi dan pemulihan ekonomi.

“Saya gak yakin bisa mengkoordinasi dan menselaraskan antara respon pandemi dan pemulihan ekonomi. Yang sudah jelas respon pandemi gagal menekan peningkatan kasus, dampaknya negara tidak aman, pertumbuhan ekonomi akan negatif, bersiap-siap masuk resesi yang panjang,” tegas @drpriono.

Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin menegaskan, aktivitas fisik di luar rumah harus dilakukan untuk memulihkan ekonomi yang saat ini terdampak pandemi virus corona Covid-19.

Budi Gunadi menilai aktivitas masyarakat yang selama pandemi ini lebih banyak berkutat di ruang digital membuat ekonomi melambat.

Baca :  Mahfud MD Dikecam: Kasihan Pak Jokowi

“Untuk menumbuhkan ekonomi kita harus secara bertahap mengembalikan rasa aman dan kontak fisik ke luar,” kata Budi Gunadi dalam konferensi pers daring dari Istana Kepresidenan, Jakarta (29/07).

Soal resesi, Budi Gunadi menyatakan, Indonesia masih punya kesempatan untuk terhindar dari resesi ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Dengan catatan, masyarakat mau disiplin mematuhi protokol kesehatan sehingga wabah virus corona tidak terus berkepanjangan.

Presiden Joko Widodo juga sempat memprediksi Indonesia jadi negara dengan pemulihan ekonomi tercepat kedua setelah China pada 2021. Kata Jokowi, prediksi itu berdasarkan proyeksi dari sejumlah lembaga keuangan dunia, seperti Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, dan Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD).

Komentar