oleh

Ombudsman Kritik Pernyataan Mahfud MD Terkait Ratusan Ribu Hektar HGU Dikuasai Segelintir Orang

DEMOKRASI News – pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, soal data Hak Guna Usaha (HGU) yang dikuasai segelintir orang ditanggapi Ombudsman, salah satunya Alamsyah Saragih.

Pasalnya, Mahfud MD mengaku baru menerima data HGU yang seharusnya terbuka dan bisa diakses publik, berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) nomor 121 K/TUN/2017.

“Saya dapat kiriman daftar group penguasa tanah HGU yang setiap group menguasai sampai ratusan ribu hektar. Ini gila. Penguasaan itu diperoleh dari pemerintahan dari waktu ke waktu, bukan baru,” ujar Mahfud MD dalam akun Twitternya, @mohmahfudmd, Jumat (25/12).

“Ini adalah limbah masa lalu yang rumit penyelesaiannya karena dicover dengan hukum formal. Tapi kita harus bisa,” sambungnya.

Baca :  Kenapa Millen Cyrus Ditahan di Sel Pria dan Lucinta Luna di Sel Perempuan?

Setelah mendengar pernyataan Mahfud MD tersebut, Anggota Ombudsman, Alamsyah Saragih, justru menyinggung soal abainya pemerintah terhadap keterbukaan informasi HGU.

Sebab, dari pernyataan Mahfud MD Alamsyah meihat ada ketidakpatuhan pemerintah tentang keterbukaan informasi. Sehingga hal itu mengakibatkan penguasaan tanah HGU oleh segelintir orang.

“Pak Mahfud MD, MA dalam putusan No. 121 K/TUN/2017 menyatakan bahwa informasi HGU bersifat terbuka. Tetapi pemerintah tak patuh,” ujar Alamsyah dalam akun Twitternya, @Alamsyahsaragih, Sabtu (26/12).

Komentar

News Feed