oleh

Nasir Djamil: Jokowi Harusnya Hadiri Deklarasi KAMI Dan Beri Ucapan Terima Kasih

DEMOKRASI.CO.ID – Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang bakal diselenggarakan pada 18 Agustus 2020 mendatang seharusnya turut dihadiri Presiden Joko Widodo.

Seharusnya dia kasih sambutan di situ, lewat Zoom juga bisa. Bilang ‘terima kasih kalian telah berkumpul, saya memang butuh sebagai vitamin, saya butuh orang-orang ini’,” kata anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (16/8).

Dia menerangkan budaya politik di Indonesia terlalu mengedepankan sungkan. Hal ini membuat banyak pihak tidak suka dengan kritik lantaran dianggap menjatuhkan orang lain di muka umum. Padahal tujuan utama kritik bukan untuk menjatuhkan satu pihak.

“Itu budaya-budaya zaman dulu, kalau menerima kritik dijatuhkan. Feodal memang itu yang harus diberangus oleh Jokowi,” paparnya.

Baca :  Refly Harun Doakan Din Syamsuddin Tak Dikejar Pendekar Jahat

Oleh karenanya, ia berharap Jokowi dapat menghadiri deklarasi KAMI sebagai bentuk dukungan dan penyeimbang budaya demokrasi yang ada di Indonesia.

Kalau saya jadi Jokowi, minta slot lima menit untuk mengucapkan terima kasih (telah) kritis terus. Ini sebenarnya suplemen demokrasi, karena negara kita negara hukum demokrasi. Jadi presiden harus mempu membangun ini,” pintanya.

“Apa yang dilakukan KAMI ini kan ciri-ciri bagian dari demokrasi, jadi perlu penyeimbang, kalau enggak ada penyeimbang bisa jatuh nanti,” tutupnya. (Rmol)

Komentar

News Feed