oleh

Meski Terlambat, Saleh Daulay Minta Proses Produksi Vaksin Merah Putih Tetap Dilanjutkan

DEMOKRASI News – Sejak awal, keseriusan pemerintah dalam memproduksi vaksin Merah Putih masih terus dilakukan.

Sebab, hingga kini penelitian-peneliti tanah air masih terus melakukan penelitian untuk menghasilkan vaksin Merah Putih siap edar.

Demikian disampaikan anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay saat menjadi narasumber dalam serial diskusi daring Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk “Politik Vaksin Covid-19” yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL, pada Kamis (7/1).

“Sebetulnya kita dari awal tuh serius untuk vaksin merah putih ini. Sampai sekarang ini peneliti-peneliti kita masih melakukan upaya-upaya untuk melakukan untuk menghasilkan vaksin,” ujar Saleh Daulay.

Namun begitu, kata Saleh, terkait penelitian vaksin Merah Putih ini memang ada keterlambatan pada saat memulai produksi ketimbang negara lain. Hal ini lantaran masuknya Covid-19 ke Indonesia terhitung telat.

Baca :  Pohon Langka yang Ditanam Jokowi Mati Disambar Petir

“Kenapa terlambat? Karena virus Corona juga terlambat di Indonesia. Karena terlambat, tentu memulai penelitiannya juga terlambat,” tuturnya.

Terlepas dari itu, Ketua Fraksi PAN DPR RI ini sangat setuju apabila vaksin Merah Putih didorong sebagai produk dalam negeri. Sebab, Indonesia diketahui merupakan salah satu negara pemasok vaksin ke negara lain.

“Saya setuju sekali kalau kita memproduksi vaksin sendiri bisa memperkenalkan ke dunia internasional produksi kita ke negara-negara lain. Perlu diketahui bahwa Indonesia salah satu produsen vaksin di dunia dan sudah mendistribusikannya ke 140 negara lebih,” kata Saleh.

“Soal pengadaan vaksin ini bukan sesuatu yang baru dan bukan sesuatu yang mengada-ada produksi vaksin. Dan itulah yang mesti kita dorong masalah pengadaan vaksin ini,” demikian Saleh Daulay.[Rmol]

Komentar

News Feed