oleh

Menistakan Al-Quran di Facebook, Wanita Ini Dipenjara Enam Bulan dan Didenda Rp10 Juta

DEMOKRASI.CO.ID – Pengadilan Tunisia menjatuhkan vonis hukuman enam bulan penjara dan denda sebesar 700 dolar AS atau sekitar Rp10 juta kepada seorang blogger, Emna Chargui, yang dituduh menistakan Alquran. Ia dihukum karena mengirim ulang lelucon di Facebook tulisan tentang virus Corona seolah-olah itu adalah ayat Alquran.

Tindakan itu dilakukan Chargui pada Mei lalu dan memicu kemarahan para pengguna media sosial. Mereka pun menuntut Chargui dihukum atas tindakannya itu. Dilansir dari Daily Mail, juru bicara pengadilan Mohsen Dali mengatakan hukuman itu dijatuhkan atas tuduhan menghasut kebencian antara agama dan ras.

Sebelumnya, Emna Chargui mem-posting ulang di Facebook, sebuah teks pendek berjudul “Sura Corona”, ditulis dan diformat seperti Surah dalam Alquran. Polisi yudisial kemudian memanggilnya, dan tujuh anggota kantor penuntut umum menginterogasinya, pada 4 Mei.

Baca :  Toilet Umum Transparan Dibuka di Jepang, Penggunanya Bisa Diintip dari Luar?

Pada 6 Mei, Chargui didakwa menghasut kebencian antar agama melalui cara-cara bermusuhan atau kekerasan, berdasarkan pasal 52 dari dekrit kebebasan pers, dan menghadapi hukuman tiga tahun penjara. “Ini tidak adil dan tidak adil…ini membuktikan bahwa tidak ada kebebasan di sini,” ucap Chargui (27) dari rumahnya di mana ia menunggu putusannya. Chargui pun berencana untuk mengajukan banding sebagaimana diizinkan dalam waktu 10 hari. (IIS)

Komentar