oleh

Mardani PKS Beberkan Indikasi Kerumunan Jokowi di Maumere itu Bukan Spontanitas

DEMOKRASI News – Kerumunan warga yang menyambut kedatangan Presiden Jokowi di Maumere, NTT, disayangkan kubu oposisi.

Salah satunya datang dari Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera.

Mardani mencatat, tidak sekali ini saja Jokowi menghadiri acara yang kemudian memicu kerumunan warga.

Sebelumnya, presiden juga pernah membagi-bagikan suvenir yang berujung kerumunan masyarakat.

“Sebelumnya bagi-bagi nasi kotak, kemarin bagi-bagi suvenir,” ujarnya melalui pesan singkat kepada wartawan, Rabu (24/2/2021).

Untuk diketahui, dalam video berdurasi 30 detik yang beredar di media sosial, Jokowi tampak menyapa warga melalui sunroof mobil yang ditumpanginya.

Presiden terlihat beberapa kali menyapa dengan warga dengan melambaikan tangan.

Akan tetapi, presiden juga beberapa kali menunjuk masker yang ia kenakan untuk mengingatkan warga agar mematuhi protokol kesehatan.

Baca :  Bahas Pilpres 2024, Tifatul Sembiring: Ketum Partai Sudah pada Tua, yang Muda Belum Tampak Wibawa

Setelah itu, presiden terlihat mengambil sesuatu dari dalam mobil yang kemudian dibagikan kepada warga.

“Jika itu sudah dipersiapkan di mobil, namanya bukan spontanitas,” kata Mardani.

Mardani lantas menyinggung kemarahan Jokowi lantaran penerapan PPKM dan PSBB tak efektif menurunkan kasus baru Covid-19.

“Presiden kecewa dan marah karena PPKM/PSBB tidak efektif, kasus terus naik, karena daerah kurang tegas sehingga masyarakat kurang patuh protokol kesehatan,” ungkapnya.

Komentar