oleh

Mantan PM Prancis: Polisario Terlibat Dalam Perdagangan Senjata, Narkoba, Dan Manusia

DEMOKRASI News – Polisario bisa menjadi ancaman bagi wilayah Sahel. Front pergerakan kemerdekaan Sahara Barat itu tidak hanya terlibat dalam perdagangan senjata dan narkoba, tertapi juga perdagangan manusia. Mantan Perdana Menteri Prancis Manuel Valls mengatakan hal itu pada pekan lalu, saat menjadi tamu program di saluran Spanyol Antena3.

Valls menceritakan bagaimana posisi podemos, sebuah partai dalam pemerintahan koalisi Spanyol, dalam sengketa Sahara.

Dia menggambarkan afinitas pro-Polisario Podemos sebagai sikap ‘tidak bertanggung jawab’, dengan alasan bahwa separatis terlibat dalam perdagangan senjata, manusia, dan obat-obatan di wilayah Sahel.

“Seseorang seharusnya tidak bernyanyi di luar panggung,” Valls memperingatkan.

Sahel ialah zona perbatasan di Afrika antara Sahara ke utara dan daerah yang lebih subur di selatan, yaitu Sudan.

Baca :  Kamboja, Malaysia, Indonesia Masuk 12 Negara Asia yang Dituduh Mengekang Kebebasan Berekspresi di Tengah Pandemi Corona

Valls, yang menjabat sebagai perdana menteri Prancis selama 2014-2016 di bawah presiden Francois Hollande, meminta pemerintah Spanyol untuk bertanggung jawab dan menghadapi tantangan yang dihadapi negara-negara Eropa.

Mantan PM Prancis itu juga mengatakan bahwa Maroko adalah sekutu penting bagi Eropa.

“Maroko adalah sekutu utama dalam perang melawan terorisme dan Jihadisme yang merupakan tantangan besar bagi Eropa,” kata Valls.

Kami memiliki ribuan orang yang teradikalisasi di negara kami, untuk itu kami membutuhkan kolaborasi negara-negara Afrika, dan lebih khusus lagi Maroko,” katanya, seperti dikutip dari Maps News.

Front Polisario memasuki kembali debat internasional setelah melanggar gencatan senjata selama 29 tahun dengan Maroko pada 13 November.

Baca :  Fakta Mengejutkan Intelijen Israel di Balik Tragedi Ledakan Lebanon

Agresi Polisario datang sebagai tanggapan atas operasi keamanan non-ofensif oleh angkatan bersenjata Maroko di Guergarat.[Rmol]

Komentar

News Feed