oleh

Mantan Ketua KPK Gak Setuju Edhy Prabowo dan Juliari Dihukum Mati, Mending Seumur Hidup

DEMOKRASI News – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo, tak setuju Edhy Prabowo dan Juliari P Batubara dihukum mati.

Sebaliknya, ia lebih setuju jika keduanya dijatuhi hukuman seumur hidup.

Karena itu, Edhy dan Juliari sebaiknya dijerat dengan pasal tindak pidana pencucin uang (TPPU).

“Saya kira hukuman yang pantas digunakan yaitu hukuman seumur hidup dan diberlakukan TPPU kepada yang bersangkutan,” ucap Agus dalam keteranganya, Rabu (17/2/2021).

Ia menilai, pertimbangan hukuman mati mungkin dapat memberikan efek jera sehingga membuat seseorang takut melakukan korupsi.

Akan tetapi, sambungnya, masalah hidup dan mati, adalah murni urusan Tuhan.

“Saya termasuk yang berprinsip, hidup itu yang berhak mengambil ya yang memberi hidup (Tuhan),” tegasnya.

Baca :  Lagi, Bakamla RI Tangkap Dua Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam

Diakuinya, hukuman mati memang dimungkinkan.

“Hukuman mati memang dimungkinkan secara Undang-undang, apabila syaratnya terpenuhi,” jelasnya.

Untuk diketahui, wacana penerapan hukuman mati ini kembali mencuat atas pernyataan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej.

Edward menyatakan, dua mantan menteri yang tersandung kasus korupsi di tengah masa pendemi Covid-19 layak dituntut mati.

Dua mantan menteri dimaksud tidak lain adalah Edhy Prabowo dan Juliari P Batubara.

“Bagi saya, mereka layak dituntut dengan ketentuan pasal 2 ayat 2 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang mana pemberatannya sampai pada pidana mati,” katanya, Selasa (16/2/2021).

Ada sejumlah alasan yang menurut Eward kedua mantan menteri itu layak dituntut hukuman mati.

Baca :  Simpati Publik Kembali Hilang, Jagoan-Jagoan Gerindra Di Pilkada Diprediksi Keok

Komentar

News Feed