oleh

Lawan Polisi, Habib Rizieq Tempuh Upaya Ini Usai Kalah di Praperadilan

DEMOKRASI News – Setelah gugatan praperadilan ditolak oleh hakim, kubu Habib Rizieq Shihab terus berjuang untuk melawan polisi. Apalagi, Tim kuasa hukumnya menilai putusan hakim tunggal Akhmad Sahyuti di PN Jakarta Selatan sangat menyesatkan.

Oleh karena itu, pihaknya akan mengajukan judicial review ke Mahkamah konstitusi (MK). Hal itu disampaikan oleh salah satu anggota Tim Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab, Alamsyah Hanafiah.

“Rencananya kami ajukan Judicial Review, saya mau menguji KUHAP tentang sidang prapereadilan itu hakimnya harus tiga, majelis, jangan hakim tunggal karena semau-maunya saja. Pendapat tiga ahli dikesampingkan, pakainya pendapat dia saja, nah ini bisa menghasilkan peradilan yang sesat,” ungkap Alamsyah kepada wartawan, Selasa (12/1/2021).

Baca :  Nyawa Dibayar Nyawa, Polres Sumbawa Temui Keluarga Pembunuh Perwira Polisi

Menurut Alamsyah, Judicial Review bakal diajukan lantaran hakim tunggal Akhmad Sahyuti dianggap mengesampingkan keterangan saksi fakta dan ahli yang dihadirkan pihaknya. Bahkan, keberatan penerapan pasal 216 KUHP di kasus kerumunan Petamburan yang menjerat Habib Rizieq tanpa pasal pun dikesampingkan hakim.

“Apakah boleh menetapkan tersangka pasal 216 tanpa ayat, apakah tidak dibolehkan, itu kan harus diadili dan harus dipertimbangkan dahulu. Kami tak masalah dia menolak gugatan, tetapi dipertimbangkanlah dengan sempurna segalanya. Padahal persoalan itu materi perkara kami, ini makanya putusan itu jadi sesat,” katanya.

Saat ditanyakan waktu pengajukan Judicial Review itu dilakukan, dia menambahkan, kemungkinan bakal diajukan pada minggu depan. Pasalnya, tim pengacara saat ini tengah disibukan dengan proses pendampingan terhadap orang-orang yang dijadikan tersangka dalam kasus tersebut.

Baca :  Mantan Wakil Bupati Kampar Tuduh Arteria PDIP Cucu PKI, Laporan Repdem Ditolak Polisi

Komentar

News Feed