oleh

Kecam Pembunuhan Sadis Di Sigi, PB HMI: BNPT Ngapain Aja?

DEMOKRASI News – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mengecam tindakan pembunuhan satu keluarga di Dusun Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

“Tindakan pembunuhan di keluarga di Sigi adalah tindakan yang melukai moralitas keadaban kemanusiaan,” tegas Ketua PB HMI Rahmad Ramdhani, dalam keterangannya, Selasa (1/12).

Dani menegaskan tindakan terorisme harus dihentikan. Ia pun meminta kasus pembunuhan sekeluarga di Sigi itu diusut tuntas.

“Pembunuhan, apalagi itu tindakan terorisme harus segera dihentikan demi menjaga keutuhan hidup NKRI. Terorisme di Sigi harus segera diusut tuntas dan perlakukan proses dalam ranah hukum,” katanya.

Menurut Dani, negara dalam hal ini melalui Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) harus hadir memberikan jaminan rasa aman di masyarakat. Tapi sayangnya, BNPT tidak benar-benar dapat melakukan tugasnya secara optimal.

Baca :  Pasutri Dibantai Rekan Bisnis, Istri Hamil Delapan Bulan, Sudah Meninggal Mayatnya Diseret-seret

“Sebagai lembaga yang berfungsi untuk menangkal aksi terorisme maka harusnya BNPT, bisa mendeteksi sedari awal peristiwa ini. Artinya ini menunjukkan bahwa BNPT gagal dalam melaksanakan tugasnya,” jelasnya.

Melalui kejadian ini, Dani mempertanyakan kinerja BNPT di bawah kepemimpinan Komjen Pol Boy Rafli Amar yang baru dilantik pada 1 Mei 2020 lalu.

Bagi dia, selama setahun terakhir, BNPT belum terlihat berperan apa-apa dalam menanggulangi tindakan terorisme.

“Mari sama-sama kita evaluasi, BNPT udah ngapain aja sih? Hingga sekarang, saya pribadi belum melihat adanya peran strategis,” pungkas Dani.

Selain pembunuhan satu keluarga, kejadian di Sigi juga disertai pembakaran rumah warga dan gereja di sekitar lokasi kejadian.[Rmol]

Komentar

News Feed