oleh

Kasus Covid-19 Kota Bogor: Innalillahi, Terjadi Ledakan

DEMOKRASI.CO.ID, BOGOR – Jumlah kasus satu keluarga positif Covid-19 di Kota Bogor, kembali bertambah.

Hingga hari ini, sudah terkonfirmasi ada enam keluarga positif Covid-19.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, terjadi penambahan kasus satu keluarga positif di Kota Bogor.

Kali ini satu keluarga yang positif terjadi di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Di mana ada enam orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk satu keluarga klaster Bantarjati. “Dua diantaranya warga Kabupaten Bogor,” ujar Dedie, Jumat (31/7).

Klaster ini disebabkan dari kepala keluarga pemilik restoran dinyatakan positif Covid-19. Saat dilakukan pelacakan, ia melakukan kontak erat setidaknya dengan 17 orang.

Baca :  Miris, Media Asing: Gagal Tangani Wabah, Pemerintah Indonesia Sulit Sampaikan Pesan Berbasis Ilmu Pengetahuan

Dedie memaparkan, satu keluarga positif terinfeksi virus corona itu beranggotakan enam orang. Jadi suami, istri, anak, dan dua orang lagi saudara. Yang pertama terpapar virus corona adalah sang ayah.

Kemudian, pada 21 Juli 2020 dilakukan swab kepada yang kontak erat. “Ada 17 kontak erat, dan lima di antaranya positif,” ucap Dedie.

Dedie memerinci jumlah persebaran Covid-19 dari klaster keluarga. Klaster keluarga yang paling banyak yakni klaster semplak dengan total 14 kasus.

Ia menjelaskan klater Semplak awalnya tiga kasus bertambah menjadi 11 kasus. Enam di antaranya merupakan warga Kabupaten Bogor.

Kemudian, klaster keluarga Rimba Mulya bertambah satu orang menjadi tujuh kasus. Klaster ini, mengakibatkan ayah dan anak meninggal dunia.

Baca :  Ketika Anggota DPR dari PDIP Politisasi Angka Kematian Dokter

Komentar

News Feed