oleh

KAMI Digembosi, Ruhut Bikin Statmen Mak Jleebbb…

DEMOKRASI News – Politisi PDIP Ruhut Sitompul kembali bersuara terkait Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Kali ini, mantan politisi Partai Demokrat itu menyinggung pernyataan Presidium KAMI Din Syamsuddin.

Din menyatakan, sebagai gerakan moral, sangat mungkin gerakan KAMI digembosi.

Melalui akun Twitter pribadinya @ruhutsitompul, Ruhut menilai gerakan yang dimotori Din Syamsuddin itu tak perlu digembosi.

Menurut Ruhut Sitompul, KAMI akan gembos dengan sendirinya.

“Kumpul kumpul tanggal 18 Agustus 3 hari yang lalu tidak perlu digembosi langsung gembos sendiri,” tulisnya.

Ruhut pun meyakini bahwa rakyat saat ini sudah cukup cerdas menilai sesuatu.

Rakyat, kata Ruhut, mengetahui siapa yang bekerja keras, siapa yang hanya kumpul-kumpul.

“Rakyat Indonesia tercinta sangat cerdas tau mana yang sudah kerja dan terusssssss kerja keras dibandingkan dengan yang kumpul-kumpul ngerumpi asbun asal bunyi,” kata dia.

Sebelumnya, Din Syamsuddin menyatakan, deklrasi KAMI bertujuan untuk menyelamatkan Indonesia.

Din juga menyebut bahwa KAMI adalah gerakan moral dari seluruh rakyat Indonsia untuk menegakkan kebenaran, keadilan dan keadilan sosial.

Sebagai gerakan moral, KAMI hanya bergerak berdasarkan moral dan kebenaran yang diyakini berdasarkan keadilan dan kejujuran.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini mengakui, KAMI akan tetap berpolitik moral yang didasarkan pada nilai-nilai moral.

Namun demikian, Din tak memungkiri pasti ada saja nantinya pihak-pihak yang akan menggembosi gerakan masyarakat sipil ini.

“Sangat mungkin ada yang tidak suka dengan kita, bukan tidak mungkin ada gejala dan gelagat menghalangi kita,” ujarnya saat deklarasi.

“Sangat mungkin ada tekanan dan intimidasi dan berbagai bentuk rekayasa yang ingin menggembosi gerakan kita,” katanya.

Akan tetapi, ia meyakini bahwa semangat perjuangan KAMI semta-mata demi bangsa dan negara.

Untuk itu, ia memastikan KAMI pantang surut dan tetap akan maju.

“Mungkin ada yang ingin mengacau, menghasut, maka jangan terhasut, jangan terprovokasi,” tuturnya.

Komentar

loading...

News Feed