oleh

Dukung Calling Visa Israel, Komisi I DPR Bilang ke Pemerintah ‘Dipikir-pikir Lagi’

DEMOKRASI News – Anggota Komisi I DPR RI Sukamta meminta Pemerintah meninjau kembali pengaktifan calling visa khususnya bagi negara Israel.

Terlebih lagi, Israel saat ini gencar dipromosikan oleh Amerika Serikat ke berbagai negara Timur Tengah dan negara-negara dengan penduduk mayoritas Islam.

Demikian disampaikan oleh Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu dalam keterangan tertulisnya diterima Pojoksatu.id di Jakarta, Sabtu (12/12/2020

“Saya berharap pemerintah jangan sampai lengah, pemerintah harus terus berkomitmen dengan garis politik luar negeri yang menolak segala bentuk penjajahan,” ujarnya.

Ia menilai, situasi tersebut bisa jadi akan melemahkan upaya menghidupkan peta jalan damai antara Palestina-Israel dan kemerdekaan Palestina.

Oleh karena itu, lanjut Sukamta sangat wajar bila beberapa kalangan khawatir ada arah normalisasi dengan Israel.

Baca :  Said Didu: Jika Pemerintah Memilih Bertemu Bebek daripada Rakyat, Apakah Negara Masih Sehat?

Sebab, AS sangat jelas kepentingannya ialah memperkuat posisinya di Timur Tengah dan Laut Mideterania yang mulai terusik oleh kekuatan Rusia, Turki dan juga Cina melalui Inisatif Sabuk dan Jalan (BRI).

Apalagi dalam beberapa waktu terakhir terlihat sangat intens komunikasi yang dilakukan antara pejabat Indonesia dengan pejabat AS. Padahal, masa Donald Trump sebagai presiden tinggal menghitung hari.

“Ini kan kesannya seperti kejar tayang. Akan lebih baik jika diplomasi yang intens dilakukan setelah Presiden AS terpilih dilantik. Karena terbuka kemungkinan kebijakan luar negeri AS dibawah Biden akan alami perubahan,” pungkasnya.[Psid]

Komentar

News Feed