oleh

Dilarang Bicara Usai Tolak Vaksin, Ribka: Maaf, Biar Alam yang Jawab!

DEMOKRASI News – Penolakan Politisi PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning untuk divaksin Corona berbuntut panjang.

Bukan hanya digeser dari Komisi IX DPR (Kesehatan) ke Komisi VII DPR (energi), politisi senior ini juga dilarang berbicara ke publik.

Ribka menjadi sorotan karena sikap tegasnya menolak divaksin Corona buatan Sinovac, China. Penolakan tersebut dia sampaikan saat Rapat Kerja Komisi IX DPR dengan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, belum lama ini.

Dia beralasan, Sinovac belum melewati uji klinis tahap ketiga dan vaksin justru memperburuk keadaan. Dia mencontohkan, vaksin polio yang justru bikin orang lumpuh, atau kaki gajah.

Penolakan Ribka ini menjadi omongan. Pasalnya, penulis buku Aku Bangga Jadi Anak PKI ini berasal dari PDIP, partai utama pendukung pemerintahan Jokowi.

Baca :  Gatot Nurmantyo Batal Hadir Di Deklarasi KAMI

Gara-gara sikapnya itu, dia langsung ditegur partainya. Meski sudah ditegur, Ribka masih juga ngegas menolak vaksin. Akibatnya, dia digeser oleh partainya ke Komisi VII yang membidangi energi.

Sejak digeser, Ribka mulai irit bicara ke media. Saat diminta tanggapannya soal Bupati Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Purnomo yang terpapar Corona meski sudah divaksin, Jumat (22/1), Ribka tiarap alias tidak mau bicara dulu.

Dengan sopan, dia meminta memahami kondisi yang terjadi dengan dirinya.

“Aku mohon maaf ya dik, tidak boleh bicara apapun dengan wartawan. Mohon dimaklumi. Nanti alam yang menjawab,” tutur Ribka melalui pesan WhatsApp seperti melansir rakyatmerdeka (rmco.id).

Selanjutnya, pernyataan Ribka itu coba dikonfirmasi ke PDIP, namun mereka memilih bungkam. Salah satunya, Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno yang mengaku tidak mengetahui adanya perintah dari partai agar Ribka tidak berbicara dengan media.

Baca :  Innalillahi, Peserta Uji Vaksin Covid-19 Meninggal Dunia

Komentar

News Feed