oleh

Bunyi Lengkap Perpres Jokowi yang Muat Pembubaran 18 Badan-Komite

DEMOKRASI.CO.ID, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membubarkan 18 tim kerja, badan, dan komite. Tim kerja hingga badan yang dibubarkan berdiri berdasarkan keputusan presiden (keppres).

Hal tersebut termuat Peraturan Presiden RI Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang ditandatangani Presiden Jokowi pada tanggal 20 Juli 2020. Pembubaran 18 badan hingga komite ini tertuang dalam Pasal 19.

“Dengan pembentukan komite sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, melalui peraturan presiden ini membubarkan,” demikian bunyi beleid Pasal 19 ayat a-r seperti dilihat Senin (20/7/2020).

Dalam Perpres itu, tim kerja, badan, dan komite yang dibubarkan antara lain Tim Transparansi Industri Ekstraktif, Badan Koordinasi Nasional Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, Badan Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda, hingga Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum. Total, ada 18 badan hingga komite yang dibubarkan.

Baca :  Tanggapi Kelakar Cak Imin, Jubir Gerindra Woles, Andre Malah Serius

Jokowi sebelumnya sudah membeberkan alasan pembubaran tim kerja, badan, dan komite ini. Poin penjelasan Jokowi ialah efisiensi anggaran.

“Semakin ramping organisasi ya cost-nya kan semakin bisa kita kembalikan. Anggaran, biaya. Kalau pun bisa kembalikan ke menteri, kementerian, ke dirjen, direktorat, direktur, kenapa kita harus pakai badan-badan itu lagi, ke komisi-komisi itu lagi,” kata Jokowi, kepada wartawan di Istana Merdeka, Jl Medan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (13/7).

Jokowi kemudian mengambil perumpamaan lembaga sebagai sebuah kapal. Jokowi ingin kapal itu bergerak cepat.

“Saya ingin kapal itu sesimpel mungkin sehingga bergeraknya menjadi cepat. Organisasi ke depan kira-kira seperti itu. Bolak-balik kan saya sampaikan, negara cepat bisa mengalahkan negara yang lambat. Bukan negara gede mengalahkan negara yang kecil, nggak. Kita yakini,” tegas Jokowi.

Baca :  Jansen Sitindaon: Kalau Twit Bang Fadjroel Jadi Patokan, Apakah Artinya 6 Tahun Jokowi Utang Tambah 3.400 T?

Berikut isi lengkap Perpres Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional:

Komentar

News Feed