oleh

Aplikasi Kencan Online Booming Di Tengah Penguncian Pandemi

Bukan hanya Rodrigo yang akhirnya tenggelam dalam aplikasi kencan. Banyak anak muda yang menghabiskan waktunya di luar jam pelajaran online untuk berdiskusi di aplikasi kencan.

Aplikasi kencan ini tidak lagi hanya cara untuk terhubung tetapi juga interaksi sederhana pada saat virus corona menyebabkan jutaan orang merasa kesepian.

Match, grup yang menaungi beberapa aplikasi kencan terkemuka seperti Tinder, Hinge, dan Meetic, mengatakan bahwa ada lebih dari satu juta pengguna pada kuartal terakhir tahun 2020, naik sekitar 12 persen menjadi sekitar 11 juta di seluruh dunia.

Salah satu pengguna mengatakan, aplikasi itu membuatnya lebih bersemangat dari yang semula merasa kesal dan kesepian berada di rumah tanpa bisa bertemu siapa-siapa. .

Baca :  Hadi Pranoto Ngaku Sudah Berupaya Lapor Pemerintah: Selalu Ditanya, Bapak Sudah Ada Janji Apa Belum?

“Ketika kami tidak bisa kuliah, lalu bar, restoran, dan bioskop semuanya tutup, kami menghabiskan sepanjang hari sendirian. Mengerikan,” katanya.

Yang menarik, beberapa orang akhirnya menemukan pilihan hatinya selama bergabung dengan kencan online.[Rmol]

Komentar