oleh

Aplikasi Kencan Online Booming Di Tengah Penguncian Pandemi

DEMOKRASI News – Sementara pertemuan dilarang, kafe dan restoran ditutup, dan orang-orang diharapkan menjaga jarak, akan ke mana orang-orang mengisi hari-harinya selama pendemi yang kian panjang ini?

Mengutip kisah AFP, Rodrigo, pemuda Portugal berusia 18 tahun awalnya mencoba bersabar menghadapi penguncian yang panjang dengan melakukan hal-hal lain di rumahnya. Namun, begitu penguncian menjadi panjang dan semakin dipanjangkan lagi, bahkan nyaris permanen, dia merasa kebosanan telah menekannya.

“Awalnya kita bilang krisis akan berlalu, kita hanya perlu sedikit kesabaran. Tapi ketika yang ‘sementara’ itu menjadi panjang dan permanen, kita harus mencoba hal-hal baru,” ujarnya, mengakui akhirnya dia mencoba membuka-buka aplikasi yang membuatnya bisa berbaur dan berinteraksi.

Baca :  Jenderal Reza Ungkap Skandal Israel dan AS di Tragedi Ledakan Lebanon

Sekolah dilakukan online, dan pertemuan sangat dibatasi, membuat Rodrigo lebih banyak berada di rumah bersama orangtua.

“Saya merasa saya menghabiskan seluruh hidup saya dengan orangtua saya,” katanya.

Ketika dia telah mencoba aplikasi online, ia menemukan banyak hal di sana yang membuat kebosanannya sedikit terobati. Rodrigo sekarang mengunjungi aplikasi kencan setiap hari. Lebih dari sekadar mengejar sensasi hubungan, mereka telah menjadi tempat untuk sekadar nongkrong.

Dia kini memiliki teman empat orang yang seusianya melalui aplikasi. Mereka bisa mengobrol setiap hari tentang apa saja, sebuah cara untuk ‘menghilangkan stres dan frustrasi’ selama penguncian pandemi.

Komentar

News Feed