oleh

Anies Positif Covid-19, Warganet Usulkan Luhut Jadi Plt Gubernur DKI

KDEMOKRASI News – Kabar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria terkonfirmasi positif virus corona baru (Covid-19) mendapat respon beragam dari masyarakat. Mayoritas mendoakan dua pemimpin ibukota itu segera sembuh.

Bahkan, kabar tersebut dengan cepat menjadi perbincangan hangat warganet di media sosial, dan langsung menjadi trending topic Twitter.

Dari penelusuran, mayoritas warganet mendoakan agar Anies-Ariza lekas pulih dan bisa kembali beraktivitas normal seperti sedia kala.

“Syafakallah pak Gubernur Anies Baswedan. Semoga segera sehat kembali dan semoga Allah melindungi seluruh keluarga dan jajaran Pemprov DKI,” ujar salah seorang warganet dengan akun @27Tantri, Senin (1/12).

Toh, bukan warganet bila tidak melontarkan pernyataan yang menggelitik.

Baca :  Menkes Tak Ditunjuk Tangani Corona, KSP: Jokowi Lebih Percaya Pak Luhut

Salah satunya dari pemilik akun @ardicandaa yang mempertanyakan pengganti Anies selama menjalani isolasi mandiri. Mengingat saat ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga terpapar Covid-19.

“Pak gub dan pak wagub kena Covid-19, lalu siapa yang mimpin DKI? kok pakek tanya, jelas Plt sementara pak Luhut (Binsar Panjaitan). Ayo pak Luhut!” tulisnya seperti dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Boleh jadi pernyataan warganet tersebut dipicu oleh ‘cap’ di masyarakat kepada Luhut yang dianggap sebagai menteri serbabisa. Faktanya, Luhut saat ini menjabat Menteri KKP ad interim usai Edhy Prabowo dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sementara itu, meski dinyatakan positif Covid-19, Gubernur Anies Baswedan menegaskan dirinya akan tetap memimpin rapat-rapat yang telah dijadwalkan secara virtual. Sebab, kondisinya adalah tanpa gejala atau OTG.

Baca :  Tolak Permohonan Ike Edwin-Zam Zanariah, Anggota Bawaslu Keluar Kantor Di Bawah Pengawalan Polisi

“Saya akan tetap bekerja memimpin rapat-rapat secara virtual. Sejak Maret lalu kita sudah terbiasa bekerja secara virtual, dan insyaAllah tidak akan ada proses pengambilan kebijakan yang terganggu,” ujar Anies dalam keterangan resminya, Selasa (1/12).[Rmol]

Komentar

News Feed