oleh

Anies Hapus Program Ini, PDIP Nilai untuk Tutupi Kesuksesan Ahok

DEMOKRASI News – Langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menghapus program normalisasi sungai era Basuki Tjahaja Puranama atau Ahok disindir oleh PDIP. PDIP menilai hal tersebut sebagai salah satu cara Anies untuk menutupi kesuksesan Ahok dalam memimpin Jakarta.

Program normalisasi sungai itu terpantau dihapus dari draf perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD di halaman IX-105. Dalam draf, rencana DKI dalam penanganan banjir melalui peningkatan kapasitas aliran sungai hanya melalui program naturalisasi sungai.

Sementara dalam RPJMD 2017-2022, dijelaskan bahwa upaya Pemprov DKI Jakarta untuk mengantisipasi banjir adalah dengan pembangunan waduk, normalisasi, dan naturalisasi sungai.

Sekadar diketahui, normalisasi sungai merupakan program pengendali banjir yang dijalankan di era kepemimpinan Jokowi dan Ahok. Normalisasi sungai ini diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi, dan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah 2030.

Baca :  Bantah Pemerintah Soal Pencapaian Tangani Covid, Fahri Hamzah: Negara Itu Omong Kosong, Ilusi!

Terkait hal ini Anggota DPRD DKI Fraksi PDIP Johny Simanjuntak mengkritik habis langkah yang ditempuh Anies dengan menghapus normalisasi sungai. Setidaknya ada tiga poin yang disampaikan terkait hal ini.

Komentar

News Feed