oleh

Amien Rais Anggap Kemarahan Jokowi Sandiwara, Merintih Biar Rakyat Percaya

DEMOKRASI.CO.ID – Mantan Ketua MPR, Amien Rais turut mengomentari kemarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada jajaran menterinya beberapa waktu lalu.

Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu menganggap kemarahan Jokowi seperti menepuk air di dulang terpercik muka sendiri.

“Ya, saya terbit kasihan, terbit ketawa juga, kemudian seperti menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri,” ucap Amien dalam video yang diunggah di akun Instagramnya, Kamis (2/7).

Menurut Amien, para menteri Jokowi dipilih oleh team, semuanya dianggap sudah matang, kemudian diumumkan dan sampai sekarang masih bekerja.

“Sejak semula saya agak khawatir bahwa mungkin hampir 1/3 menteri itu, saya kira gak ada sifat kerakyatannya,” kata Amien.

Baca :  Rieke Diah Pitaloka Dicopot, PDIP: Jangan Digoreng Aneh-aneh Ini Barang

Amien lantas membeberkan beberapa menteri yang dianggapnya tidak memiliki sifat kerakyatan.

“Jadi seorang ceo ojol (ojek online) tiba-tiba mengurusi kementerian besar, kementerian pendidikan nasional,” kata Amien.

“Kemudian juga seorang yang pemain uang, pikirannya hanya uang, bagaimana kemudian dia malah memikirkan bagaimana membeli saham Intermilan di Eropa, club-lub basketball, dalam dan luar negeri, tiba-tiba jadi mengurusi BUMN kita,” tambah Amien.

“Ada lagi yang merasa menjadi superminister, merasa tahu semuanya, memborong dan lain-lain. Ini tidak sehat begitu,” bebernya.

Amien menduga kemarahan Jokowi hanya sandiwara politik agar rakyat Indonesia kembali percaya kepada mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

“Kemungkinan pertama, Pak Jokowi sedang bermain sandiwara politik begitu, dengan mengaduh-aduh, merintih-rintih, biar rakyat kembali mempercayai Pak Jokowi, mencintai, harus dibela,” ucapnya.

Baca :  Serius Tantang Gibran, Cucu Raja Solo Putri Woelan Temui Ketum PAN

Namun Amien menganggap kemarahan Jokowi sudah terlambat. Ia pun menyarankan agar video Jokowi marah-marah tidak lagi diumumkan ke publik.

“Kesalahan fatalnya itu adalah kemarahan Pak Jokowi ini kan terbatas, dipublikasikan, semua orang kan jadi tahu, dunia ini malah jadi mengetahui dan umumnya malah ini jadi backlash,” kata Amien.

Meski begitu, Amien setuju dengan Jokowi yang akan melakukan reshuffle kabinet.

“Kalau mau reshuffle ya silakan reshuffle, tapi jangan pilih yang begitu lagi dan harus cepat. Kalau tidak ya sudah, begini ini apa adanya,” tandas Amien. (one/pojoksatu)

Komentar

News Feed