oleh

Acungkan Senjata Api, Aksi Koboi Oknum Polisi Bubarkan Aksi Mogok Kerja Buruh Disorot

DEMOKRASI News – Seorang oknum polisi di Sumatera Utara (Sumut) menjadi sorotan dan viral, karena mengacungkan senjata api (senpi) saat mengamankan buruh yang sedang mogok kerja.

Peristiwa ini terjadi, Jumat (26/2/2021), ketika 20-an buruh melakukan aksi di depan pabrik PT. Rezeky Fajar Andalan (RFA) di Kecamatan Hamparan Perak Deliserdang, Sumut.

Dari informasi dari para buruh di lokasi yang merekam aksi tersebut, bahwa saat demo itu para buruh membawa poster-poster tuntutan agar dua buruh Riki dan Heri Irawan yang di-PHK agar dipekerjakan kembali. Tidak berapa lama berorasi, para buruh pun didatangi oleh seorang laki-laki yang baru keluar dari perusahaan mengenakan seragam kepolisian berpangkat Iptu inisial M yang diduga merupakan personil Polsek Hamparan Perak.

Baca :  Aksi 1812 Sempat Ricuh, 155 Orang Ditangkap, 22 Orang Reaktif Covid 19

Saat itu, Iptu M itu mengatakan, “kalau kalian masih mau bekerja, silahkan masuk bekerja, saya yang jamin”. Para buruh pun mempertanyakan nasib dua teman mereka; “bagaimana dengan ketua dan sekretaris kami yang di-PHK secara sepihak, Pak? Apakah dapat dipekerjakan kembali?”.

Oknum polisi itu menjawab, “oh, kalau itu nanti diproses oleh pimpinan perusahaan kalian”. Karena tidak mendapat kejelasan, para buruh memilih tetap mogok di depan gerbang perusahaan. “Saya kasih waktu satu sampai dua jam kepada kalian untuk merundingkan masalah ini,” respon sang polisi lalu masuk kembali ke dalam perusahaan.

Tidak beberapa lama kemudian, Iptu M kembali mendatangi para buruh. “Kalian jangan di depan pintu perusahaan, nanti dapat mengundang atau mempengaruhi orang lain,” ujarnya. Karena para buruh tidak mau berpindah, Iptu M langsung marah-marah sambil mengeluarkan senjata api dan mengarahkannya kepada para buruh serta menendangi makanan dan minuman milik buruh lalu mengancam; “kalau kalian tidak segera bubar, ku angkut kalian ke Polsek Hamparan Perak”. Karena takut dengan intimidasi para buruh terpaksa membubarkan diri.

Baca :  Kejam! Oknum Polisi Tembak Ibu dan Anak yang Jadi Tetangganya Sendiri

Hal inipun mendapat sorotan dari elemen buruh yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Provinsi Sumatera Utara (DPW FSPMI Sumut).

Sekretaris FSPMI Sumut, Tony Rickson Silalahi menyampaikan oknum polisi yang diduga bertugas di Polsek Hamparan Perak wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan Medan itu bernama Iptu Mustofa. Menurutnya, oknum tersebut tidak hanya mengacungkan senjata api ke arah para buruh yang sedang mogok kerja dengan tertib dan damai, tapi juga menendangi makanan dan minuman peserta aksi yang tersusun di samping gerbang perusahaan.

Komentar

News Feed